Tim SAR Gabungan Temukan Warga Hilang di Ketapang dalam Keadaan Selamat

Kalbar.akurat.co – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan setelah dilaporkan hilang di Desa Sukabangun Luar Medan Pertanian, Kabupaten Ketapang, Senin (8/6/2026) dini hari.
Korban bernama Muryani (60) sebelumnya dilaporkan belum kembali ke rumah setelah berlari menuju kawasan hutan di belakang rumahnya pada Minggu (7/6/2026) malam.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, sekitar pukul 19.30 WIB korban sedang mengambil kain yang dijemur di belakang rumah. Saat anak korban memanggil, korban tiba-tiba berlari menuju hutan tanpa sebab yang jelas.
"Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami segera memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Ketapang menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dengan peralatan yang telah disiapkan," ujar I Made Junetra.
Menurutnya, sebelum laporan disampaikan kepada SAR, keluarga bersama masyarakat sekitar telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum berhasil ditemukan.
"Kami mengapresiasi upaya keluarga dan warga yang sejak awal turut melakukan pencarian. Sinergi antara masyarakat dan unsur SAR sangat membantu dalam proses operasi di lapangan," katanya.
Tim Rescue Pos SAR Ketapang kemudian bergerak menuju lokasi pada Senin (8/6/2026) pukul 01.02 WIB menggunakan Rescue Car D-Max yang dilengkapi peralatan operasi dan evakuasi. Lokasi kejadian diketahui berada sekitar 1,2 kilometer dengan radial 177 derajat dari Pos SAR Ketapang.
Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 03.50 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada koordinat 00°14'40.39"S - 109°47'38.50"E atau sekitar 500 meter dari rumahnya.
"Korban ditemukan dalam kondisi selamat. Tim kemudian melakukan evakuasi dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," jelas I Made Junetra.
Setelah proses evakuasi selesai pada pukul 04.10 WIB, korban diserahkan kepada keluarga. Operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup pada pukul 04.15 WIB setelah seluruh tujuan operasi tercapai.
"Alhamdulillah korban dapat ditemukan dengan selamat. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing," tutupnya.
Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara Tim SAR Gabungan, keluarga korban, dan masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan dengan selamat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sang Aktivis Jadi Kabid Kepemudaan, Juni Wardana Bawa Energi Baru untuk Pemuda
- 2Pendaki Croatia Didenda RM25,000, Majlis Adat Dedah Sisi Lain Kes Gunung Kinabalu: Peranan Sabah Parks Dipersoal
- 330 Kader Posyandu ILP Kalimas Ikuti Ujian Kenaikan Strata
- 4Dompet Umat dan Trust Music Galang Dana untuk Warga Terdampak Karhutla Kalbar
- 5Gerakan ASRI Gerindra Dorong Pasar Bersih Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi
- 6Tak Hanya Kabut Asap, Karhutla Bikin Warga Kesulitan Air, HMI Ketapang Bergerak
- 7Berenang di Sungai Kapuas, Remaja 14 Tahun Terseret Arus hingga Tenggelam
- 8Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Kapuas
- 9Pendaki Croatia Didenda RM25,000, Majlis Adat Dedah Sisi Lain Kes Gunung Kinabalu: Peranan Sabah Parks Dipersoal
- 10Sang Aktivis Jadi Kabid Kepemudaan, Juni Wardana Bawa Energi Baru untuk Pemuda




