Kalbar

Puskesmas Sungai Kakap Padukan Tracing TB, CKG dan Penyuluhan

Unggul Ali Sadewo | 26 September 2026, 23:14 WIB
Puskesmas Sungai Kakap Padukan Tracing TB, CKG dan Penyuluhan
Puskesmas Sungai Kakap Padukan Tracing TB, CKG dan Penyuluhan - Puskesmas Sungai Kakap

kalbar.akurat.co – Puskesmas Sungai Kakap menggabungkan pelacakan kontak tuberkulosis (TB), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan penyuluhan kesehatan untuk memberikan pemeriksaan sekaligus edukasi mengenai TB kepada masyarakat di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Sabtu (26/9/2026).

Kepala Puskesmas Sungai Kakap Hawarah mengatakan integrasi tersebut memungkinkan petugas dan kader melakukan skrining TB bersamaan dengan pemeriksaan kesehatan melalui CKG. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai TB agar dapat mengenali gejala dan mengetahui langkah yang perlu dilakukan apabila memiliki risiko atau kontak dengan pasien TB.

“Tracing TB Terintegrasi CKG adalah kegiatan pelacakan dan penyelidikan kontak pasien TBC yang digabungkan secara langsung dengan pelaksanaan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kementerian Kesehatan,” kata Hawarah.

Ia menjelaskan, saat CKG berlangsung, petugas dan kader sekaligus melakukan skrining serta menelusuri kemungkinan kontak TB pada keluarga maupun warga di sekitar pasien. Selain pemeriksaan, penyuluhan diberikan untuk menjelaskan pentingnya mengenali gejala TB, menjaga kesehatan lingkungan, serta melakukan pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada TB.

“Ketika petugas kesehatan atau kader melakukan kegiatan CKG di masyarakat, petugas sekaligus melakukan skrining dan pelacakan kontak TBC pada keluarga maupun tetangga sekitar,” ujarnya.

Menurut Hawarah, edukasi menjadi bagian penting dalam penanganan TB karena masyarakat perlu memahami bahwa pemeriksaan sejak dini diperlukan ketika muncul gejala atau terdapat riwayat kontak dengan pasien TB. Informasi yang diberikan juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan penularan dan pentingnya mengikuti pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan bagi pasien yang telah terdiagnosis.

Selain skrining TB, CKG juga mencakup pemeriksaan kondisi kesehatan lainnya, termasuk penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes. Pemeriksaan tersebut dapat membantu petugas mengetahui kondisi kesehatan warga yang diperiksa dan menentukan tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan.

Hawarah mengatakan penggabungan kegiatan tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan penggunaan tenaga kesehatan dan kader di lapangan. Satu kegiatan di masyarakat dapat digunakan untuk melakukan skrining TB, pemeriksaan kesehatan melalui CKG, sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada warga.

Hasil skrining dan pemeriksaan selanjutnya menjadi dasar bagi petugas untuk menentukan tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing warga, termasuk pemeriksaan lebih lanjut apabila ditemukan tanda atau faktor risiko yang memerlukan perhatian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.