Puskesmas Sungai Kakap Perkuat Kader Lewat Edukasi TOGA

kalbar.akurat.co - Puskesmas Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, melaksanakan Integrasi Layanan Primer (ILP) dan penyuluhan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Posyandu Lestari, Desa Sungai Itik, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan kader kesehatan di tingkat masyarakat.
Kepala Puskesmas Sungai Kakap, Hawarah, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat peran kader dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola hidup sehat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat. Kader memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada warga, sehingga pembinaan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, kader mendapatkan penyuluhan mengenai pemanfaatan bahan alami dan pengolahan pangan sederhana yang mudah diterapkan di rumah. Materi yang diperkenalkan di antaranya pembuatan minuman jahe dan serai serta jus pakcoy atau smoothie.
Hawarah menjelaskan, pengenalan bahan-bahan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan kader mengenai pemanfaatan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.
“Kami berharap kader dapat memahami materi yang diberikan dan meneruskan informasi tersebut kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat semakin mengenal pola hidup sehat, pentingnya pemenuhan gizi, serta pemanfaatan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar,” katanya.
Salah satu materi yang diberikan adalah pembuatan minuman jahe dan serai. Bahan yang digunakan terdiri dari dua hingga tiga ruas jahe, tiga batang serai, satu liter air, dan gula aren secukupnya.
Cara pembuatannya cukup sederhana. Air dididihkan di dalam panci, kemudian jahe yang telah diiris tipis atau dimemarkan bersama serai yang sudah dimemarkan dimasukkan ke dalam air. Setelah kembali mendidih, gula aren ditambahkan sesuai selera. Campuran tersebut kemudian didiamkan selama 10–15 menit agar rasa dan aroma bahan tercampur.
Setelah minuman sedikit dingin, perasan jeruk nipis dan madu dapat ditambahkan sesuai selera. Jahe dan serai merupakan bahan pangan yang dapat menjadi bagian dari pola konsumsi beragam. Meski demikian, minuman tersebut bukan pengganti obat atau perawatan medis. Penambahan gula aren dan madu juga perlu diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang harus membatasi asupan gula.
Selain minuman jahe dan serai, penyuluhan turut memperkenalkan pembuatan jus pakcoy atau smoothie sebagai alternatif olahan sayuran hijau.
Bahan yang digunakan meliputi tujuh lembar daun pakcoy, tapai secukupnya, susu secukupnya, dan air sesuai kebutuhan. Seluruh bahan dimasukkan ke dalam blender, kemudian dihaluskan hingga tercampur merata dan mencapai tekstur yang diinginkan.
Pakcoy mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Konsumsi sayuran ini sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi yang mendukung kesehatan tubuh, termasuk kesehatan mata, tulang, jantung, dan sistem pencernaan.
Menurut Hawarah, pembinaan kader melalui penyuluhan seperti ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Kader diharapkan tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu meneruskannya kepada warga di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ILP dan penyuluhan TOGA di Posyandu Lestari, Desa Sungai Itik, Puskesmas Sungai Kakap mendorong keterlibatan kader dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, memenuhi kebutuhan gizi, dan menerapkan pola hidup sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1MHH PWM Kalbar Nilai Gubernur dan Wakil Gubernur Gagal Lindungi Warga dari Kabut Asap
- 2MHH PWM Kalbar Desak Penegakan Hukum Lingkungan Berpihak pada Masyarakat
- 3Herwyn Tekankan IKU 2026 Harus Berdampak ke Publik, Dorong Penguatan Kinerja Bawaslu Lewat E-Monev CERMAT
- 4Disporapar Kubu Raya Gelar Silaturahmi Bersama OKP, Bahas Aspirasi Kepemudaan
- 5Sampaikan Aspirasi Karhutla di Istana Negara, Presma UMP Desak Pemerintah Serius Tangani Asap Kalbar
- 6Atlet Lempar Lembing dan Dua Atlet Angkat Berat Kalbar Perkuat Indonesia di Asian Para Games 2026
- 7Pelatihan Kepemimpinan, 51 Pelajar Kubu Raya Disiapkan Jadi Pelopor Perubahan
- 8Puskesmas Sungai Kakap Perkuat Kader Lewat Edukasi TOGA
- 9Duplikasi Jembatan Kapuas II Didorong Jadi Solusi Kemacetan Pontianak
- 10Tak Hanya Urus Kriminal, di Rasau Jaya Kini Polisi Ikut Berkebun Jagung







