Tokoh Dayak Albertus Pinus Harapkan Pengurus Baru Mangkok Merah Jadi Jembatan Komunikasi di Kalbar

Kalbar.akurat.co – Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Mangkok Merah Kalimantan Barat di Grand Mahkota Hotel, Pontianak, Sabtu (13/6/2026), memantik harapan besar dari berbagai tokoh masyarakat. Salah satunya datang dari tokoh Dayak sekaligus advokat Kalbar, Albertus Pinus, menaruh harapan penuh agar kepengurusan yang baru dikukuhkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang solid di tengah kemajemukan Kalimantan Barat.
Sebagai Penasihat Mangkok Merah untuk Kabupaten Sekadau, Pinus memberikan apresiasi dan suntikan semangat bagi jajaran pengurus yang dikukuhkan. Ia menilai organisasi ini memiliki peran strategis untuk merajut kerukunan antarelemen masyarakat.
"Congratulations atas dilantik dan dikukuhkannya Mangkok Merah DPP Kalimantan Barat. Semoga memberi spirit baru bagi pengurus yang telah diberi kepercayaan. Semoga Mangkok Merah sebagai wadah yang dapat menjembatani komunikasi yang baik, baik sesama Dayak, pemerintah, dan seluruh warga masyarakat Kalimantan Barat," tutur Pinus.
Harapan yang disuarakan oleh Albertus Pinus terkait fungsi "jembatan komunikasi" tersebut sangat selaras dengan komitmen yang dibangun oleh pucuk pimpinan organisasi. Ketua Umum Mangkok Merah, Iyen Bagago, secara tegas menginstruksikan jajarannya untuk melebur bersama masyarakat dan aparat demi menjaga kedamaian.
Iyen menekankan bahwa Mangkok Merah tidak akan mengambil langkah konfrontatif, melainkan memilih jalur sinergi dan mematuhi supremasi hukum negara.
"Harapan saya, eksistensi Mangkok Merah ini harus disebarkan ke seluruh Kalimantan Barat. Melebarkan sayap sebagai organisasi, dan membantu pemerintah bekerja untuk kebersamaan. Kita malah membantu pemerintah, TNI, Polri, bekerjasama untuk mengamankan Indonesia ini, khususnya Kalimantan Barat,"* tegas Iyen Bagago dalam keterangannya.
Sinergi yang diharapkan oleh Albertus Pinus dan Ketua Umum Iyen Bagago semakin diperkuat oleh pernyataan Ketua Dewan Penasehat Mangkok Merah, Kartiyus. Di tengah dinamika sosial saat ini, Kartiyus menegaskan bahwa Mangkok Merah hadir untuk merangkul dan mencari solusi, bukan memicu konflik.
"Mangkok Merah hadir untuk menjembatani kepentingan-kepentingan. Jika ada perselisihan atau perbedaan, kita cari solusinya. Tujuannya adalah memecahkan masalah agar kita bisa hidup berdampingan, dan melestarikan budaya di bumi yang kita cintai, terutama di Kalbar," ujar Kartiyus di sela-sela acara pelantikan.
Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kondusifitas daerah, Kartiyus juga menepis anggapan adanya persaingan dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) lain di Kalimantan Barat. Ia memastikan Mangkok Merah menjunjung tinggi rasa saling menghargai dan bersikap netral secara politik.
"Dengan organisasi lain, kita bukan tandingan. Kita tetap berdiri sama tinggi, duduk sama rendah. Kita tidak berdiri dengan partai politik, tidak berafiliasi," pungkas Kartiyus memastikan independensi organisasinya.
Dengan dilantiknya kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Mangkok Merah ini, diharapkan akan semakin memperkokoh fondasi Mangkok Merah sebagai mitra strategis pembangunan dan pelindung kedamaian di Kalimantan Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Soroti Anggaran Karhutla Rp60 Miliar, Ketua PC IMM Pontianak Mengaku Diteror Pihak yang Mengatasnamakan Wagub Kalbar
- 2HMI Kubu Raya Desak Dinsos Turun ke Lapangan, Anak Diduga Mengemis hingga Tengah Malam di Tol 2
- 3Produksi Sabun Cuci Jadi Jalan Panti ‘Aisyiyah Tunas Harapan Bangun Kemandirian Ekonomi
- 4Pemkot Pontianak Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Penataan Utilitas Bawah Tanah
- 5Dua Mahasiswa UM Pontianak Tembus Future Leaders Summit 2026
- 6Muhammadiyah Kubu Raya dan Polres Bagikan Alat Tulis untuk Anak Kurang Mampu di Desa Limbung
- 7Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Minta Dinsos dan Komisi IV DPRD Tinjau Anak-Anak yang Meminta Uang di Simpang Tol 2 Adisucipto
- 8PT TAA Diduga Ambil Air di Lahan SHM, Kuasa Hukum Unus Minta Proses Hukum
- 9Pemkot Pontianak Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Penataan Utilitas Bawah Tanah
- 10Manusia Jadi Ikon, Pontianak Usung Semangat “Tangguh Bersahabat” di Usia 255 Tahun

