Sang Aktivis Jadi Kabid Kepemudaan, Juni Wardana Bawa Energi Baru untuk Pemuda

kalbar.akurat.co – Rekam jejak panjang di dunia aktivisme kini membawa Juni Wardana ke ruang pengabdian yang lebih luas. Mantan Ketua Umum HMI Cabang Pontianak itu dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kubu Raya.
Juni bukan nama baru di kalangan aktivis Kalimantan Barat. Ia pernah menjabat Ketua Umum HMI Cabang Pontianak, Sekretaris DPD KNPI Kubu Raya, Sekretaris Bidang IPTEK DPD IMM Kalbar hingga Wakil Sekretaris Jenderal PB HMI. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam memahami dinamika organisasi sekaligus berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda.
Kini, pengalaman tersebut dituntut untuk diterjemahkan dalam kerja pemerintahan, khususnya dalam merancang dan mendorong program yang dapat meningkatkan kapasitas serta ruang partisipasi pemuda di Kubu Raya.
“Pemuda jangan hanya diposisikan sebagai penerima program. Mereka harus menjadi bagian dari prosesnya, mulai dari menyampaikan gagasan, menyusun kegiatan sampai ikut menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat,” kata Juni.
Menurutnya, tantangan kepemudaan saat ini tidak cukup dijawab dengan kegiatan yang bersifat seremonial. Pemuda membutuhkan ruang pengembangan kapasitas, kreativitas, kewirausahaan, literasi digital serta kesempatan untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah.
“Ukuran keberhasilan program kepemudaan bukan seberapa banyak kegiatan yang kita lakukan, tetapi apa yang berubah setelah kegiatan itu. Kalau ada anak muda yang menjadi lebih mandiri, produktif, punya keterampilan dan mampu menciptakan peluang, di situlah program kepemudaan memiliki arti,” ujarnya.
Juni juga mendorong agar pemerintah membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan organisasi kepemudaan, komunitas, dunia pendidikan dan sektor swasta. Menurutnya, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dalam menjawab seluruh persoalan generasi muda.
“Pengalaman saya di organisasi mengajarkan bahwa kekuatan pemuda ada pada kolaborasi. Pemerintah bisa menyiapkan ruang dan kebijakan, sementara anak muda membawa ide, kreativitas dan energi untuk menggerakkannya. Kalau ini bertemu, dampaknya akan lebih besar,” katanya.
Dengan latar belakang aktivis yang kemudian masuk dalam birokrasi, Juni membawa perspektif bahwa kebijakan kepemudaan harus dekat dengan realitas generasi muda. Ia ingin bidang kepemudaan tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi menjadi ruang yang mampu melahirkan pemuda Kubu Raya yang berdaya, mandiri dan memiliki kontribusi nyata bagi daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sang Aktivis Jadi Kabid Kepemudaan, Juni Wardana Bawa Energi Baru untuk Pemuda
- 2Pendaki Croatia Didenda RM25,000, Majlis Adat Dedah Sisi Lain Kes Gunung Kinabalu: Peranan Sabah Parks Dipersoal
- 330 Kader Posyandu ILP Kalimas Ikuti Ujian Kenaikan Strata
- 4Dompet Umat dan Trust Music Galang Dana untuk Warga Terdampak Karhutla Kalbar
- 5Gerakan ASRI Gerindra Dorong Pasar Bersih Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi
- 6Tak Hanya Kabut Asap, Karhutla Bikin Warga Kesulitan Air, HMI Ketapang Bergerak
- 7Berenang di Sungai Kapuas, Remaja 14 Tahun Terseret Arus hingga Tenggelam
- 8Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Kapuas
- 9Pendaki Croatia Didenda RM25,000, Majlis Adat Dedah Sisi Lain Kes Gunung Kinabalu: Peranan Sabah Parks Dipersoal
- 10Sang Aktivis Jadi Kabid Kepemudaan, Juni Wardana Bawa Energi Baru untuk Pemuda




