Polresta Pontianak Gelar Cosplay Walk Competition di HUT Bhayangkara ke-80, Dekatkan Polisi dengan Generasi Muda

Kalbar.akurat.co – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pontianak menghadirkan terobosan unik dengan menggelar "Cosplay Walk (Coswalk) Competition" yang menggandeng komunitas pecinta budaya Jepang di Kota Pontianak.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadikan area dalam gedung Markas Polresta Pontianak di Jalan M. Sohor sebagai arena peragaan busana bagi para peserta yang tampil mengenakan berbagai kostum karakter animasi, tokoh klasik, hingga karakter populer lainnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, rangkaian kegiatan dibagi menjadi dua agenda. Kompetisi dan gathering dilaksanakan pada Sabtu (20/6/2026) di gedung Polresta Pontianak, sedangkan malam penganugerahan (awarding) dan puncak acara digelar pada Minggu (21/6/2026) di Goffee, Jalan S. Parman.
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, turut hadir dan meninjau langsung jalannya perlombaan. Ia juga menyempatkan diri berinteraksi hangat dengan para peserta cosplay yang tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, penggunaan fasilitas negara untuk kegiatan positif masyarakat merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada warga.
"Ini gedung kantor Polresta, gedung milik masyarakat yang tentunya dinikmati juga oleh masyarakat. Mumpung hari libur, gedung ini bisa digunakan untuk ajang Coswalk," ujar Kombes Pol Endang Tri Purwanto.
Lebih lanjut, Kapolresta menjelaskan bahwa kolaborasi dengan komunitas cosplay ini bertujuan untuk menyediakan ruang berekspresi bagi generasi muda sekaligus mengarahkan mereka kepada kegiatan-kegiatan positif agar terhindar dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika.
"Ayo anak-anak muda, segala hal yang positif kita akan dukung. Tujuannya untuk menghindari kegiatan negatif masuk ke jiwa-jiwa muda. Jauhi narkoba, dekati Polresta!" tegasnya.
Langkah humanis Polresta Pontianak tersebut mendapat apresiasi dari para pelaku industri kreatif dan komunitas cosplay. Leader Akiba Team Pontianak sekaligus penyelenggara kegiatan, Ira, mengaku antusias atas dukungan dan keramahan yang diberikan oleh pihak kepolisian.
"Bapak Kapolresta sendiri yang mengajak kami untuk lebih dekat dengan masyarakat. Dengan kompetisi di sini, terbukti bahwa image polisi ternyata tidak semenakutkan itu. Tidak ada hal-hal negatif seperti anggapan 'nanti masuk sel' dan sebagainya. Semua malah tertawa dan bergembira," ungkap Ira.
Acara berlangsung penuh keakraban dan canda tawa. Suasana haru pun terasa di penghujung kegiatan ketika salah seorang peserta cosplay yang mengenakan kostum bergaya pantomim Charlie Chaplin menunjukkan pesan di layar ponselnya yang berisi harapan untuk institusi Polri.
"Harapan saya, Polri bisa menjadi institusi yang terus mengayomi masyarakat, terlepas apa pun yang telah terjadi antara masyarakat dan Polri. Tetap semangat Polri!" tulis peserta tersebut.
Pesan itu langsung disambut oleh Kapolresta Pontianak dengan seruan, "Polri untuk masyarakat!"
Melalui kegiatan Cosplay Walk Competition ini, Polresta Pontianak berharap dapat terus membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda, serta menghadirkan wajah kepolisian yang humanis, terbuka, dan mendukung kreativitas anak bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sang Aktivis Jadi Kabid Kepemudaan, Juni Wardana Bawa Energi Baru untuk Pemuda
- 2Pendaki Croatia Didenda RM25,000, Majlis Adat Dedah Sisi Lain Kes Gunung Kinabalu: Peranan Sabah Parks Dipersoal
- 330 Kader Posyandu ILP Kalimas Ikuti Ujian Kenaikan Strata
- 4Dompet Umat dan Trust Music Galang Dana untuk Warga Terdampak Karhutla Kalbar
- 5Gerakan ASRI Gerindra Dorong Pasar Bersih Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi
- 6Tak Hanya Kabut Asap, Karhutla Bikin Warga Kesulitan Air, HMI Ketapang Bergerak
- 7Berenang di Sungai Kapuas, Remaja 14 Tahun Terseret Arus hingga Tenggelam
- 8Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Kapuas
- 9Pendaki Croatia Didenda RM25,000, Majlis Adat Dedah Sisi Lain Kes Gunung Kinabalu: Peranan Sabah Parks Dipersoal
- 10Sang Aktivis Jadi Kabid Kepemudaan, Juni Wardana Bawa Energi Baru untuk Pemuda
