PWM Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Perluas Perlindungan Pekerja Amal Usaha Muhammadiyah

Kalbar.akurat.co - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pusat Dakwah Muhammadiyah Muhammadiyah Kalbar, Senin, 8 Juni 2026.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama yang telah terjalin antara Pengurus Pusat Muhammadiyah dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Melalui kesepakatan ini, diharapkan seluruh pekerja dan tenaga kerja yang berada di bawah naungan Amal Usaha Muhammadiyah di Kalimantan Barat dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara optimal.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Suhuri Ali, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah awal yang penting untuk memperluas perlindungan bagi para pekerja di lingkungan Muhammadiyah.
"Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan pusat dengan Pengurus Pusat Muhammadiyah." Ujar Suhuri
Ia berharap ini menjadi momentum awal untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan sehingga perlindungan bagi para pekerja di lingkungan Muhammadiyah terkhusus di Kalimantan Barat dapat semakin luas dan optimal.
Suhuri Ali, menambahkan, program tersebut tidak hanya menyasar tenaga pendidik dan karyawan di bidang pendidikan, tetapi juga pekerja yang terlibat dalam berbagai program sosial kemasyarakatan Muhammadiyah di Kalimantan Barat, termasuk kegiatan penanggulangan bencana dan pelayanan sosial lainnya.
"Tujuan utama dari kerja sama ini adalah memastikan seluruh pekerja yang tergabung dalam Amal Usaha Muhammadiyah, baik di bidang pendidikan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan." tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, Pabali Musa, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut.
Ia menilai program jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting untuk memberikan rasa aman bagi para karyawan yang bekerja di berbagai Amal Usaha Muhammadiyah.
"Kita memiliki banyak karyawan yang bekerja di berbagai amal usaha, sehingga perlindungan sosial ketenagakerjaan menjadi kebutuhan yang sangat penting," katanya.
Pabali Musa berharap kesepakatan yang telah ditandatangani tidak hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah-langkah nyata di seluruh tingkatan Amal Usaha Muhammadiyah di Kalimantan Barat.
"Kami berharap seluruh amal usaha Muhammadiyah dapat menindaklanjuti kerja sama ini dalam bentuk aksi nyata. " Lanjut Pabali.
Melalui kerja sama tersebut, PWM Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para pekerja, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan sumber daya manusia yang menjadi bagian penting dalam pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah di Kalimantan Barat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1HMI Kubu Raya Desak Dinsos Turun ke Lapangan, Anak Diduga Mengemis hingga Tengah Malam di Tol 2
- 2Soroti Anggaran Karhutla Rp60 Miliar, Ketua PC IMM Pontianak Mengaku Diteror Pihak yang Mengatasnamakan Wagub Kalbar
- 3Produksi Sabun Cuci Jadi Jalan Panti ‘Aisyiyah Tunas Harapan Bangun Kemandirian Ekonomi
- 4Pemkot Pontianak Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Penataan Utilitas Bawah Tanah
- 5Dua Mahasiswa UM Pontianak Tembus Future Leaders Summit 2026
- 6Muhammadiyah Kubu Raya dan Polres Bagikan Alat Tulis untuk Anak Kurang Mampu di Desa Limbung
- 7Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Minta Dinsos dan Komisi IV DPRD Tinjau Anak-Anak yang Meminta Uang di Simpang Tol 2 Adisucipto
- 8PT TAA Diduga Ambil Air di Lahan SHM, Kuasa Hukum Unus Minta Proses Hukum
- 9Pemkot Pontianak Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Penataan Utilitas Bawah Tanah
- 10Manusia Jadi Ikon, Pontianak Usung Semangat “Tangguh Bersahabat” di Usia 255 Tahun

