Bawaslu Kalbar Pastikan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester I 2026 Berjalan Sesuai Prosedur

Kalbar.akurat.co – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat memastikan proses Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 yang ditetapkan oleh KPU Provinsi Kalimantan Barat telah berlangsung sesuai prosedur. Rekapitulasi tersebut dilaksanakan pada Senin (6/7/2026) di Aula Kantor KPU Provinsi Kalimantan Barat, Kota Pontianak.
Berdasarkan hasil rekapitulasi yang diawasi langsung oleh Bawaslu Kalbar, jumlah pemilih di Kalimantan Barat ditetapkan sebanyak 4.121.703 jiwa yang tersebar di 174 kecamatan dan 2.145 desa/kelurahan. Dari total tersebut, sebanyak 2.102.362 merupakan pemilih laki-laki dan 2.019.341 pemilih perempuan.
Data pemilih berdasarkan kelompok usia menunjukkan bahwa Generasi Milenial menjadi kelompok terbesar dengan 1.392.158 jiwa, disusul Generasi Z sebanyak 1.221.323 jiwa, Generasi X sebanyak 1.024.324 jiwa, Baby Boomer sebanyak 437.700 jiwa, serta kelompok Pre-Boomer sebanyak 46.198 jiwa.
Selain itu, data pemilih juga mencakup kelompok penyandang disabilitas, yakni 7.993 penyandang disabilitas fisik, 3.471 disabilitas mental, 3.099 disabilitas sensorik wicara, 3.091 disabilitas sensorik netra, 1.629 disabilitas intelektual, dan 1.070 penyandang disabilitas sensorik rungu.
Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Yoseph Harry Suyadi, mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan secara menyeluruh, baik dari sisi prosedural maupun faktual di lapangan selama proses pemutakhiran data pemilih berlangsung.
"Bawaslu juga melakukan pengawasan terkait dengan data pemilih, baik itu secara prosedur maupun faktual di lapangan, itu berjalan dengan baik. Beberapa rekomendasi yang diberikan oleh Bawaslu di tingkat kabupaten/kota, semua puji Tuhan dilaksanakan oleh teman-teman KPU," ujar Yoseph.
Ia menambahkan, hingga proses rekapitulasi selesai, tidak ditemukan persoalan signifikan yang memengaruhi hasil penetapan data pemilih. Berbagai catatan yang ditemukan selama tahapan berlangsung telah ditindaklanjuti oleh jajaran KPU di masing-masing daerah.
Untuk memastikan akurasi data pemilih, Bawaslu Kalbar juga menerapkan metode uji petik sebagai bagian dari pengawasan. Melalui mekanisme tersebut, Bawaslu kabupaten/kota melakukan pencocokan dan verifikasi terhadap data yang dimiliki guna memastikan masyarakat yang diuji benar-benar terdaftar sebagai pemilih atau telah memenuhi syarat sebagai pemili
"Bawaslu kabupaten/kota melakukan pengolahan data berdasarkan data-data yang mereka punyai, melakukan uji petik memastikan apakah masyarakat yang dilakukan uji petik itu terdaftar atau tidak sebagai pemilih, atau tidak memenuhi syarat sebagai pemilih," jelas Yoseph.
Bawaslu Kalbar menegaskan akan terus mengawal proses pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan guna menjaga akurasi daftar pemilih sekaligus memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat tetap memperoleh hak konstitusionalnya pada pelaksanaan pemilu mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1HMI Kubu Raya Desak Dinsos Turun ke Lapangan, Anak Diduga Mengemis hingga Tengah Malam di Tol 2
- 2Soroti Anggaran Karhutla Rp60 Miliar, Ketua PC IMM Pontianak Mengaku Diteror Pihak yang Mengatasnamakan Wagub Kalbar
- 3Produksi Sabun Cuci Jadi Jalan Panti ‘Aisyiyah Tunas Harapan Bangun Kemandirian Ekonomi
- 4Pemkot Pontianak Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Penataan Utilitas Bawah Tanah
- 5Dua Mahasiswa UM Pontianak Tembus Future Leaders Summit 2026
- 6Muhammadiyah Kubu Raya dan Polres Bagikan Alat Tulis untuk Anak Kurang Mampu di Desa Limbung
- 7Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Minta Dinsos dan Komisi IV DPRD Tinjau Anak-Anak yang Meminta Uang di Simpang Tol 2 Adisucipto
- 8PT TAA Diduga Ambil Air di Lahan SHM, Kuasa Hukum Unus Minta Proses Hukum
- 9Pemkot Pontianak Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Penataan Utilitas Bawah Tanah
- 10Manusia Jadi Ikon, Pontianak Usung Semangat “Tangguh Bersahabat” di Usia 255 Tahun

