Fatayat NU Kota Pontianak Kukuhkan Pengurus Masa Khidmat 2025-2030

kalbar.akurat.co — Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kota Pontianak melaksanakan pelantikan pengurus masa khidmat 2025-2030 di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (8/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru PC Fatayat NU Kota Pontianak untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan komitmen dalam menjalankan amanah dan berkhidmat bagi masyarakat.
Kegiatan pelantikan mengusung tema "Menguatkan Kepemimpinan Perempuan Muda yang Adaptif, Kolaboratif, Inovatif dan Berkelanjutan".
Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua TP PKK Kota Pontianak, perwakilan dinas, KPU, Bawaslu, Polresta, badan otonom NU, gabungan organisasi wanita, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Ketua PC Fatayat NU Kota Pontianak, Fatimah, mengatakan pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab bersama untuk menjalankan program organisasi secara nyata.
“Pelantikan ini menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi. Fatayat NU Kota Pontianak ingin terus hadir sebagai ruang bagi perempuan muda untuk belajar, bertumbuh, berdaya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Fatimah.
Dalam kepengurusan masa khidmat 2025-2030, PC Fatayat NU Kota Pontianak akan memfokuskan sejumlah program pada penguatan kapasitas perempuan muda, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial-keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Penguatan kapasitas kader menjadi salah satu perhatian penting agar kader Fatayat NU tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu berkontribusi di berbagai bidang kehidupan masyarakat.
Selain pelantikan, rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog kepemimpinan perempuan dengan menghadirkan Ketua TP PKK Kota Pontianak sebagai pembicara utama.
PC Fatayat NU Kota Pontianak berharap kepengurusan baru dapat membangun sinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, komunitas, maupun masyarakat luas.
Melalui kepengurusan baru tersebut, Fatayat NU Kota Pontianak berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari gerakan perempuan muda yang aktif, produktif, dan responsif terhadap berbagai persoalan sosial di masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sang Aktivis Jadi Kabid Kepemudaan, Juni Wardana Bawa Energi Baru untuk Pemuda
- 2Pendaki Croatia Didenda RM25,000, Majlis Adat Dedah Sisi Lain Kes Gunung Kinabalu: Peranan Sabah Parks Dipersoal
- 330 Kader Posyandu ILP Kalimas Ikuti Ujian Kenaikan Strata
- 4Dompet Umat dan Trust Music Galang Dana untuk Warga Terdampak Karhutla Kalbar
- 5Gerakan ASRI Gerindra Dorong Pasar Bersih Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi
- 6Tak Hanya Kabut Asap, Karhutla Bikin Warga Kesulitan Air, HMI Ketapang Bergerak
- 7Berenang di Sungai Kapuas, Remaja 14 Tahun Terseret Arus hingga Tenggelam
- 8Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Kapuas
- 9Pendaki Croatia Didenda RM25,000, Majlis Adat Dedah Sisi Lain Kes Gunung Kinabalu: Peranan Sabah Parks Dipersoal
- 10Sang Aktivis Jadi Kabid Kepemudaan, Juni Wardana Bawa Energi Baru untuk Pemuda




