Tujuh Mahasiswa PAI IAIN Pontianak Jalani PLP 2 di SDIT Al-Karima Kubu Raya

Kalbar.akurat.co – Sebanyak tujuh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, mulai menjalani Program Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) 2 di SDIT Al-Karima, Kabupaten Kubu Raya.
Kegiatan yang berlangsung pada 21 September 2026 tersebut menjadi awal pelaksanaan PLP 2 selama 90 hari. Selama berada di sekolah, mahasiswa tidak hanya menjalani praktik mengajar, tetapi juga terlibat dalam berbagai aktivitas pembelajaran dan pembiasaan yang diterapkan di lingkungan sekolah.
Kepala SDIT Al-Karima Kubu Raya, Syabandi, mengatakan mahasiswa PLP perlu memanfaatkan masa praktik tersebut untuk memahami peran guru secara menyeluruh, termasuk bagaimana memberikan keteladanan kepada peserta didik.
“80 persen keberhasilan murid tergantung gurunya. Guru agama harus menjadi role model dan penggerak,” ujar Syabandi.
Menurut dia, mahasiswa calon guru Pendidikan Agama Islam perlu memahami bahwa tugas pendidik tidak berhenti pada penyampaian materi pembelajaran. Sikap, perilaku, kedisiplinan, serta kebiasaan guru juga menjadi bagian dari proses pendidikan peserta didik.
Selama 90 hari, tujuh mahasiswa tersebut akan mendapat pendampingan dari tiga guru pamong, yakni Ustadz Bowi, Ustadz Satria, dan Ustadz Wandi.
Mahasiswa akan mengikuti proses pembelajaran, mendampingi guru saat mengajar hingga melaksanakan praktik mengajar secara langsung di kelas. Mereka juga akan mengikuti kelompok belajar yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik.
Selain kegiatan akademik, mahasiswa akan dilibatkan dalam sejumlah pembiasaan di sekolah, seperti tilawah Al-Qur’an, salat dhuha, membaca buku, membaca shalawat, serta pembiasaan mendoakan peserta didik, guru dan orang tua.
Syabandi mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan tersebut penting agar mereka memahami bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas.
“Mahasiswa harus melihat langsung bagaimana guru membangun kebiasaan, mendampingi anak dan menjadi contoh dalam keseharian. Itu bagian dari proses belajar menjadi seorang guru,” katanya.
Dalam pembelajaran Al-Qur’an, mahasiswa juga mendapatkan pendampingan, termasuk pemeriksaan kemampuan tahsin. Mahasiswa yang memenuhi standar kemampuan membaca Al-Qur’an dapat diberikan kesempatan untuk membantu mendampingi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran Al-Qur’an.
Sementara dalam aspek pembelajaran, mahasiswa akan belajar menyusun perangkat pembelajaran, mulai dari modul ajar, Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), hingga penyusunan dan pelaksanaan asesmen.
Syabandi berharap pelaksanaan PLP 2 tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa.
“Harapan kami, mahasiswa yang turun ke sekolah-sekolah ini bukan hanya sekadar formalitas atau sekadar mendapatkan nilai PLP, tetapi benar-benar mendapatkan ilmu baru ketika kembali ke kampus,” ujarnya.
Dengan keterlibatan langsung selama 90 hari, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman mengenai proses pembelajaran, pengelolaan kelas, budaya sekolah serta peran guru dalam membentuk karakter peserta didik sebagai bekal sebelum memasuki dunia pendidikan secara profesional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1PAK MABA Jadi Panggung Kritik, BEM UM Pontianak Sentil Fasilitas Kampus
- 2Karhutla Kubu Raya Masih Membara, Tim Gabungan Kesulitan Tembus Hutan
- 3Lenora Fidelia Bawa Tenun Kebat Batu Petara ke Generasi Muda
- 4Helikopter Hilang hingga Medan Tak Terjamah, Ini Jejak I Made Junetra di SAR Pontianak
- 5Budiono Resmi Pimpin Kantor SAR Pontianak, Fokus Perkuat Kesiapsiagaan
- 6Program BPBL Terealisasi, Cornelis Apresiasi ESDM dan PLN, Dorong Pemerataan Listrik Desa
- 7Widodo dan Poltekkes Kemenkes Pontianak Perkuat Kolaborasi Internasional untuk Jaga Mangrove
- 8Karhutla dan Kabut Asap Melanda, Fraksi Rakyat Kalimantan Salurkan Bantuan
- 9Ketua Forum Peduli Ibu Pertiwi Soroti Gerak 24 Jam Polres Kubu Raya Tangani Karhutla
- 10Lenora Fidelia Bawa Tenun Kebat Batu Petara ke Generasi Muda






