Kalbar

Kabut Asap Karhutla, 4.000 Masker Dibagikan untuk Warga Pontianak

Unggul Ali Sadewo | 27 September 2026, 23:07 WIB
Kabut Asap Karhutla, 4.000 Masker Dibagikan untuk Warga Pontianak
Kabut Asap Karhutla, 4.000 Masker Dibagikan untuk Warga Pontianak - Unggul

Kalbar.akurat.co — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Pontianak mendorong mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) turun langsung membantu masyarakat dengan membagikan 4.000 masker gratis.

Aksi yang digelar Kabinet Katalisator BEM KM UMP tersebut berlangsung di kawasan Bundaran Digulis, Pontianak, dengan menyasar pengendara dan warga yang tetap beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

Presiden Mahasiswa UMP Arfan Davista mengatakan pembagian masker menjadi langkah konkret mahasiswa untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap.

"Langkah ini mungkin terasa kecil di tengah luasnya dampak Karhutla, tetapi dari langkah-langkah kecil inilah kepedulian itu dibangun. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak menghadapi dampak bencana ini sendirian," ujar Arfan Davista.

Aksi tersebut melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa lintas kampus dan lintas iman. Organisasi yang terlibat yakni **BEM KM Universitas Muhammadiyah Pontianak, Sekolah Tinggi Teologi Pastor Bonus Pontianak, Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Universitas St. Agustinus Hippo, dan Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Universitas Tanjungpura**.

Keterlibatan mahasiswa dari berbagai latar belakang menjadi ruang bersama untuk memperkuat kepedulian sosial dan toleransi. Para mahasiswa turun langsung membagikan masker kepada pengendara dan warga yang melintas di kawasan Bundaran Digulis.

"Kemanusiaan tidak pernah mengenal perbedaan. Ketika kabut asap menghalangi pandangan, rasa toleransi dan persaudaraanlah yang memperjelas arah perjuangan kita. Doa bersama yang kita panjatkan dari dua tradisi yang berbeda adalah bukti bahwa persatuan dan kepedulian adalah bahasa tertinggi yang kita miliki," kata Arfan.

Melalui aksi tersebut, mahasiswa berharap pembagian masker dapat membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap persoalan karhutla di Kalimantan Barat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.