Kalbar

Lazismu Sanggau Laksanakan Kurban Tanpa Plastik di Masjid At-Tanwir

Arrayyan Nurrochim | 27 Mei 2026, 08:53 WIB
Lazismu Sanggau Laksanakan Kurban Tanpa Plastik di Masjid At-Tanwir
Lazismu Sanggau melaksanakan program kurban tanpa plastik pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Masjid At-Tanwir Sanggau

Kalbar.akurat.co — Lazismu Sanggau melaksanakan program kurban tanpa plastik pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Masjid At-Tanwir Sanggau, Rabu (27/5/2026). Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, Lazismu Sanggau menyembelih total dua ekor sapi dan mendistribusikan daging kurban menggunakan besek atau wadah anyaman bambu sebagai pengganti kantong plastik.

Sekretaris Lazismu Sanggau, Tri Atmaja Budi Santoso, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen tidak hanya menjalankan ibadah kurban secara syar’i, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Ia menjelaskan, pada tahun 2025 lalu Lazismu Sanggau masih menggunakan kantong kertas aluminium foil yang hanya mampu bertahan sekitar dua jam sebelum rusak akibat lemak daging. Sementara pada tahun 2026 ini, Lazismu Sanggau beralih menggunakan besek yang dinilai lebih ramah lingkungan dan dapat mengurangi penggunaan sampah plastik.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari semangat Muhammadiyah dalam menjawab berbagai isu kontemporer, khususnya terkait krisis lingkungan dan pengurangan sampah plastik. Ia menegaskan bahwa ibadah kurban tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekologis yang perlu dikelola secara bijak.

Selain itu, kebijakan penggunaan besek juga selaras dengan Edaran Bupati Sanggau Nomor 600.1.17.3/31/PSLB3 Tahun 2026 tentang Imbauan Pelaksanaan Hari Raya Iduladha Tanpa Sampah Plastik. Karena itu, Lazismu Sanggau mengambil peran aktif dalam mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Sanggau sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan.

Tri berharap penggunaan besek tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi dapat menjadi kebiasaan baru masyarakat dalam setiap momentum kurban. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari dakwah bil hal Muhammadiyah, yakni mengajak masyarakat melalui aksi nyata bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari nilai-nilai keislaman.

Ke depan, Lazismu Sanggau berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam program-program filantropi yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan umat, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.