Kalbar

Video Dugaan Pembakaran Lahan Viral, Polres Mempawah Turun Cek Lokasi

Unggul Ali Sadewo | 21 September 2026, 23:08 WIB
Video Dugaan Pembakaran Lahan Viral, Polres Mempawah Turun Cek Lokasi
Video Dugaan Pembakaran Lahan Viral, Polres Mempawah Turun Cek Lokasi - Humas Polres Mempawah

Kalbar.akurat.co — Polres Mempawah turun tangan menyelidiki video yang beredar di media sosial dan diduga memperlihatkan aksi pembakaran lahan. Rekaman tersebut ramai diperbincangkan setelah dikaitkan dengan salah satu oknum anggota DPRD Kabupaten Mempawah.

Menindaklanjuti informasi itu, Satreskrim Polres Mempawah bersama Polsek Mempawah Hilir melakukan penyelidikan awal. Tim Inafis Satreskrim dan personel Polsek Mempawah Hilir diterjunkan untuk mengecek lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Mempawah, AKBP Ade Chandra Capa Yanto, mengatakan pengecekan lokasi dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mengumpulkan bahan keterangan yang diperlukan.

"Untuk memastikan fakta yang sebenarnya, kami melakukan olah TKP terlebih dahulu. Kami ingin melihat langsung kondisi lokasi dan mengumpulkan bukti yang ada, termasuk saksi maupun keterangan lain yang diperlukan," ujar Ade Chandra, Minggu (20/9/2026).

Menurut Ade, video yang beredar menjadi informasi awal dalam penyelidikan. Polisi selanjutnya mencocokkan isi rekaman dengan kondisi di lapangan serta mencari bukti dan keterangan lain yang dapat menjelaskan peristiwa tersebut.

"Video yang beredar di media sosial menjadi informasi awal bagi kami. Selanjutnya akan kami cek dan dalami di lapangan. Semua harus berdasarkan fakta dan bukti," tegasnya.

Penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan sejumlah bahan keterangan, termasuk hasil olah TKP, dokumentasi forensik, keterangan saksi, serta bukti lain yang berkaitan dengan dugaan pembakaran lahan tersebut.

Polisi juga belum menarik kesimpulan terkait pihak yang terlibat dalam peristiwa yang terekam dalam video. Seluruh informasi yang ditemukan akan terlebih dahulu diperiksa dan dicocokkan untuk mengetahui kronologi sebenarnya.

Kapolres Mempawah meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan. Saat ini proses masih berjalan dan kami akan mendalami seluruh informasi yang ada," katanya.

Ade menegaskan proses penyelidikan akan dilakukan berdasarkan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami akan bekerja secara profesional dan sesuai prosedur, serta akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Penyelidikan dilakukan di tengah persoalan karhutla yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Mempawah. Polisi kini menunggu hasil pendalaman di lapangan untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam peristiwa yang dikaitkan dengan video tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.