Karhutla di Kubu Raya Masih Berlangsung, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Rasau Jaya*

kalbar.akurat.co – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya hingga kini masih terus berlangsung. Sejumlah titik api baru kembali muncul di beberapa wilayah, sehingga tim Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) terus melakukan upaya pemadaman dan pengendalian agar api tidak semakin meluas.
Pada Jumat (24/7/2026), tim Brigade Dalkarhutla Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Kubu Raya kembali berjibaku memadamkan api di Dusun Rasau Karya, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya.
Kepala Regu Brigade Dalkarhutla KPH Wilayah Kubu Raya, Florensius Loren, mengatakan proses penanganan di lokasi masih menghadapi berbagai kendala sehingga pemadaman belum dapat dilakukan secara menyeluruh.
"Kondisi di lapangan belum bisa ditangani secara penuh. Saat ini kami hanya bisa membuat batas api agar tidak terus melebar karena akses dari sumber air menuju titik kebakaran cukup jauh," ujarnya.
Dalam proses pemadaman, Brigade Dalkarhutla KPH Wilayah Kubu Raya bekerja sama dengan Regu Manggala Agni Daops Pontianak, Babinsa Rasau Jaya Umum, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Rasau Jaya Umum. Seluruh personel melakukan sistem tandem untuk menyambungkan selang hingga mencapai titik api yang berada jauh dari sumber air.
Menurut Florensius, minimnya sumber air menjadi kendala utama di lapangan. Petugas terpaksa menggelar selang sepanjang sekitar 800 meter karena sumber air hanya tersedia di parit yang berada di tepi jalan raya.
"Kami harus menggelar selang sekitar 800 meter. Ini tentu membutuhkan tenaga dan waktu lebih sehingga proses pemadaman menjadi tidak maksimal," katanya.
Karhutla tersebut mengakibatkan kerusakan yang cukup parah. Sejumlah tanaman milik warga hangus terbakar, sementara kawasan yang selama ini menjadi habitat dan tempat berlindung satwa juga ikut musnah dilalap api.
Hingga kini, petugas Dalkarhutla masih terus melakukan pembasahan serta pembuatan sekat bakar untuk mencegah api merambat ke kawasan lain. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api baru agar kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Merasa Dicemarkan Nama Baik Lewat Instagram, Warga Pontianak Laporkan Dua Akun ke Polresta
- 2SerPaDes Beri Tenggat Sepekan, Desak Solusi BBM Mahal dan Listrik Padam di Batu Ampar
- 3Moderasi Beragama di Kalimantan Barat: Menjaga Toleransi, Merawat Persaudaraan di Tengah Keberagaman
- 4BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Pontianak, Simak Tips Aman Beraktivitas
- 5Diduga Diterkam Buaya, Pemancing 60 Tahun Hilang di Sungai Kerawang
- 6Hadirkan Layanan Kejiwaan Gratis di RS Pratama Landak, Bupati Karolin: Ini Kewajiban Pemerintah
- 7Gerakan ASRI Gerindra Kalimantan Barat Dorong Kesadaran Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan
- 8OKK VI PWI Kalbar, Calon Anggota Dibekali Aturan Pers
- 9Tak Terjangkau PKH dan BPNT, Warga Pontianak Tetap Dapat Bantuan Beras dari APBD
- 10SerPaDes Beri Tenggat Sepekan, Desak Solusi BBM Mahal dan Listrik Padam di Batu Ampar







