Kalbar

18 Ribu Liter Air Digelontorkan untuk Warga Terdampak Karhutla di Kalbar

Unggul Ali Sadewo | 17 September 2026, 22:06 WIB
18 Ribu Liter Air Digelontorkan untuk Warga Terdampak Karhutla di Kalbar
18 Ribu Liter Air Digelontorkan untuk Warga Terdampak Karhutla di Kalbar - Unggul

kalbar.akurat.co — Sebanyak 18.000 liter air layak konsumsi disalurkan kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan air di tengah musim kemarau dan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.

Bantuan tersebut disalurkan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Barat bersama DPD IMM Jawa Timur melalui program "Seribu Senyum" pada Kamis (17/9/2026).

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 9.000 liter air disalurkan kepada masyarakat di Desa Pal 9, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Sementara itu, sebanyak 9.000 liter lainnya dibagikan kepada warga di Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak.

Bendahara DPD IMM Kalbar Muhammad Fikri Bagus Pratama mengatakan penyaluran bantuan dilakukan untuk membantu warga yang mengalami keterbatasan pasokan air akibat kondisi kemarau di sejumlah wilayah.

"Air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, ketika warga mengalami keterbatasan pasokan air, kami berupaya sedikit hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut," katanya.

Ia mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian IMM terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan air di tengah kondisi kemarau dan dampak karhutla.

Menurut dia, kolaborasi DPD IMM Kalbar bersama DPD IMM Jawa Timur melalui program "Seribu Senyum" diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Penyaluran air dilakukan dengan menyasar langsung masyarakat di wilayah yang membutuhkan, sehingga bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air layak konsumsi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.