Kalbar

Helikopter Hilang hingga Medan Tak Terjamah, Ini Jejak I Made Junetra di SAR Pontianak

Unggul Ali Sadewo | 22 September 2026, 19:34 WIB
Helikopter Hilang hingga Medan Tak Terjamah, Ini Jejak I Made Junetra di SAR Pontianak
I Made Junetra, Kepala Kantor SAR Pontianak 2023-2026 - Unggul

Kalbar.akurat.co – Pencarian orang tenggelam, kapal karam, orang hilang di tengah hutan hingga menemukan helikopter yang hilang di kawasan perbukitan menjadi bagian dari perjalanan I Made Junetra selama memimpin Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak.

Hampir empat tahun, sejak 2023 hingga 2026, Junetra memimpin personel SAR Pontianak menghadapi berbagai operasi dengan kondisi dan tingkat kesulitan yang berbeda. Kini, kepemimpinan Kantor SAR Pontianak diteruskan kepada Budiono.

Pergantian Kepala Kantor SAR Pontianak dari I Made Junetra kepada Budiono berlangsung melalui serah terima jabatan dan pisah sambut di Aula Kantor SAR Pontianak, Selasa (22/9/2026).

Junetra selanjutnya mendapat penugasan sebagai Kepala Kantor SAR Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selama memimpin Kantor SAR Pontianak, Junetra menghadapi berbagai operasi pencarian dan pertolongan dengan kondisi lapangan yang beragam. Mulai dari perairan hingga kawasan hutan dan perbukitan yang sulit dijangkau.

"Selama menjadi Kepala Kantor SAR Pontianak, banyak operasi yang kami laksanakan. Mulai dari penyelamatan orang tenggelam, kapal karam, orang hilang saat berkebun di sekitar hutan, hingga operasi pencarian dalam kondisi yang membahayakan manusia," ujar I Made Junetra.

Salah satu operasi yang menjadi bagian dari pengalamannya adalah pencarian sebuah helikopter yang dilaporkan hilang. Tim SAR berhasil menemukan lokasi helikopter tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.

Lokasi helikopter berada di kawasan perbukitan di Kabupaten Sekadau. Medan menuju lokasi cukup sulit karena kawasan tersebut disebut sebagai lokasi yang belum pernah terjamah orang.

"Termasuk pencarian helikopter yang berhasil kami temukan dalam waktu kurang dari 24 jam, kemudian langsung dilakukan evakuasi dari perbukitan di Sekadau," lanjutnya.

Menurut Junetra, keberhasilan dalam berbagai operasi SAR tidak terlepas dari kerja sama banyak pihak. Penanganan di lapangan kerap membutuhkan dukungan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, relawan, masyarakat dan unsur terkait lainnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini turut membantu pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan di Kalimantan Barat.

"Terima kasih kepada pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri dan seluruh pihak yang selama ini membantu kami dalam setiap operasi SAR yang ada di Kalimantan Barat. Dukungan dan kerja sama semua pihak sangat membantu pelaksanaan tugas di lapangan," katanya.

Selain dukungan lintas instansi, Junetra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Kantor SAR Pontianak yang selama ini menjadi bagian dalam berbagai operasi.

"Terima kasih kepada seluruh personel Kantor SAR Pontianak yang selama ini terus bersama menjalani tugas selama kurang lebih hampir empat tahun," ujarnya.

Bagi Junetra, setiap operasi memiliki tantangan tersendiri. Kondisi medan, akses menuju lokasi hingga keselamatan personel menjadi hal yang harus diperhitungkan ketika menjalankan operasi pencarian dan pertolongan.

Setelah beralih tugas ke Kantor SAR Kupang, kepemimpinan Kantor SAR Pontianak kini diteruskan Budiono.

Budiono akan melanjutkan tugas dalam memastikan kesiapsiagaan personel menghadapi berbagai laporan kondisi membahayakan manusia maupun operasi pencarian dan pertolongan di wilayah kerja Kantor SAR Pontianak.

Sebelum meninggalkan Pontianak, Junetra berharap personel tetap menjaga kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas.

"Saya berharap seluruh personel Kantor SAR Pontianak selalu sigap dalam menjalankan tugas," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.