Kalbar

Dorong BKMT Jadi Penggerak Majelis Taklim di Tengah Masyarakat

Unggul Ali Sadewo | 25 September 2026, 22:39 WIB
Dorong BKMT Jadi Penggerak Majelis Taklim di Tengah Masyarakat
Dorong BKMT Jadi Penggerak Majelis Taklim di Tengah Masyarakat - Humas Pemkot Pontianak

kalbar.akurat.co — Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendorong Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) memperkuat perannya sebagai penggerak majelis taklim sekaligus mitra pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, humanis, dan harmonis.

Menurut Edi, luasnya jaringan BKMT hingga tingkat kecamatan menjadi modal penting untuk menggerakkan berbagai majelis taklim agar tidak hanya berfokus pada kegiatan pengajian, tetapi juga mendorong penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“BKMT ini memiliki peran yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat. Dengan kepengurusan sampai tingkat kecamatan, BKMT bisa menjadi motivator bagi majelis-majelis taklim yang ada,” ujar Edi Kamtono saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PC BKMT Kecamatan Pontianak Barat, Timur, dan Utara di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Jumat (25/9/2026).

Ia juga meminta program BKMT dapat disinergikan dengan program pemerintah maupun kegiatan majelis taklim lainnya agar manfaatnya lebih luas. BKMT, kata Edi, juga dapat mengambil bagian dalam berbagai agenda keagamaan di Kota Pontianak sehingga keberadaannya semakin dirasakan masyarakat.

“BKMT ini kumpulan majelis-majelis taklim yang ada. Jadi ini juga mencerminkan wajah masyarakat Kota Pontianak yang religius dan humanis,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PD BKMT Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie menekankan pentingnya pengurus baru menjalankan amanah organisasi dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Ia mengatakan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Pengurus BKMT Kota Pontianak yang Amanah, Solid, dan Berkemajuan” harus menjadi pedoman dalam menjalankan organisasi.

“Tema ini bukan sekadar penghias acara, tetapi merupakan doa, komitmen, sekaligus pedoman bagi kita semua, khususnya bagi pengurus yang baru saja dilantik,” katanya.

Yanieta menyebut terdapat tiga pilar yang perlu diperkuat dalam kepengurusan BKMT, yakni amanah, solid, dan berkelanjutan. Amanah berarti pengurus harus jujur, dapat dipercaya, serta bertanggung jawab dalam menjalankan tugas organisasi.

Ia juga menilai kekompakan menjadi modal penting agar gerakan dakwah dan syiar Islam dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Rajutlah tali ukhuwah Islamiyah yang kuat dan jaga kekompakan. Dengan kesolidan, dakwah dan syiar Islam akan jauh lebih mudah kita bumikan di Kota Pontianak,” jelasnya.

Selain itu, BKMT didorong tidak berhenti pada kegiatan keagamaan, tetapi mampu merespons persoalan masyarakat dan perkembangan zaman. Program majelis taklim diharapkan dapat memberikan ruang bagi pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, serta peningkatan kapasitas masyarakat.

“BKMT harus mampu beradaptasi dengan tantangan zaman. Hadirkan program-program majelis taklim yang mencerdaskan, memberdayakan perempuan, memperkuat keluarga, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.