Kalbar

Resmi Dilantik, APPSI Pontianak Fokus Kawal Stabilitas Harga dan Advokasi Pedagang

Rifqi Al Furqon | 11 Oktober 2026, 11:45 WIB
Resmi Dilantik, APPSI Pontianak Fokus Kawal Stabilitas Harga dan Advokasi Pedagang
Yoggy Perdana Putra tampak tersenyum saat menerima penyerahan bendera pataka dalam prosesi pelantikan pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Pontianak di Hotel Alimoer, Kubu Raya, Sabtu (10/10/2026).

Kalbar.akurat.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Pontianak resmi dilantik bersama pengurus wilayah dan daerah se-Kalimantan Barat di Hotel Alimoer, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (10/10/2026). Pasca-pelantikan, APPSI Pontianak langsung memfokuskan program kerjanya pada pemantauan stabilitas harga kebutuhan pokok dan perlindungan hak pedagang pasar.

Ketua DPD APPSI Kota Pontianak, Yoggy Perdana Putra, menyatakan bahwa jajaran kepengurusan baru organisasinya akan langsung bergerak ke lapangan guna merespons berbagai persoalan mendesak yang terjadi di tingkat akar rumput.

"Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih atas amanah sebagai ketua asosiasi pedagang pasar di Kota Pontianak ini. Insyaallah, kami bersama pengurus yang baru dilantik akan langsung turun ke lapangan," ujar Yoggy usai acara pengukuhan.

Saat ini, APPSI Pontianak tengah menyoroti tajam keluhan masyarakat dan pedagang terkait fluktuasi harga kebutuhan pokok, seperti sayuran dan daging, serta kendala rantai distribusi yang dipengaruhi oleh ketidakpastian harga BBM. Untuk mengurai persoalan tersebut, APPSI Pontianak memastikan akan terus berkomunikasi dan membangun sinergi aktif dengan jajaran pemerintah daerah.

"Untuk mengetahui hal tersebut secara pasti, kami akan turun ke lapangan. Kami juga akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait, khususnya Dinas Perdagangan Kota Pontianak, serta para pedagang pasar itu sendiri," tegas Yoggy.

Selain isu stabilitas harga, APPSI Pontianak menjadikan pendampingan hukum dan perlindungan bagi pedagang kecil sebagai agenda prioritas utama. Asosiasi ini juga akan berkomitmen menjadi payung pelindung bagi pedagang marjinal yang selama ini kerap terpinggirkan atau menjadi sasaran razia penertiban.

Guna memperkuat langkah advokasi tersebut, APPSI Pontianak juga berencana menggandeng pihak legislatif untuk meninjau langsung realitas yang dihadapi pedagang di pasar.

"Insyaallah kita akan membuka ruang bagi pedagang-pedagang yang kerap dirazia tersebut. Nanti saya juga akan mengajak teman-teman dari DPRD, didampingi dari Komisi Tiga untuk turun langsung ke lapangan," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.