Kalbar

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Mempawah Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Unggul Ali Sadewo | 28 Oktober 2026, 23:49 WIB
Sumpah Pemuda ke-98, Polres Mempawah Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
Kompol Reynaldi Guzel memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Mapolres Mempawah, Rabu (28/10/2026). - Humas Polres Mempawah

Kalbar.akurat.co – Semangat patriotisme, kegigihan, dan kepedulian terhadap sesama menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Mapolres Mempawah, Rabu (28/10/2026).

Upacara dipimpin Wakapolres Mempawah Kompol Reynaldi Guzel yang sekaligus membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir. Kegiatan tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Mempawah.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut menekankan pentingnya generasi muda memiliki semangat kebangsaan, tidak mudah menyerah menghadapi kesulitan, serta peduli terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya.

Dalam sambutan Menpora yang dibacakan Kompol Reynaldi Guzel, disampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda yang diikrarkan 98 tahun silam harus terus hidup dan menjadi karakter setiap generasi penerus bangsa.

“Semangat itu harus terus hidup. Bukan hanya dalam ingatan kita, tetapi dalam karakter setiap generasi penerus bangsa,” demikian pesan dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga.

Sambutan tersebut juga menekankan bahwa patriotisme harus diwujudkan melalui pengabdian dan tindakan nyata, sementara kegigihan diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan. Di sisi lain, empati menjadi landasan agar kemajuan tetap berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.

“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” demikian kutipan sambutan Menpora.

Generasi muda juga diajak untuk terus mengembangkan potensi, bekerja keras, berani mengambil peran kepemimpinan, serta memiliki kemauan untuk melayani masyarakat.

“Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi pengingat bahwa semangat persatuan tidak cukup hanya dikenang, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Nilai patriotisme, kegigihan, dan empati diharapkan terus menjadi pegangan generasi muda dalam berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.