Kalbar

Hari Santri 2026: Kalbar Jadi Provinsi dengan Jumlah Pesantren Terbanyak di Kalimantan

Satyananda Wicaksana | 22 Oktober 2026, 11:53 WIB
Hari Santri 2026: Kalbar Jadi Provinsi dengan Jumlah Pesantren Terbanyak di Kalimantan
Hari Santri 2026: Kalbar Jadi Provinsi dengan Jumlah Pesantren Terbanyak di Kalimantan - Ist

kalbar.akurat.co – Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober menjadi momentum untuk melihat perkembangan pendidikan pesantren di Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat. Berdasarkan data tahun 2025 yang dipublikasikan Dataloka.id dengan mengacu pada data Kementerian Agama, Kalbar tercatat memiliki sekitar 370 pondok pesantren, jumlah terbanyak di antara lima provinsi di Pulau Kalimantan.

Data tersebut menempatkan Kalimantan Barat di atas Kalimantan Selatan yang memiliki 333 pesantren, Kalimantan Timur dengan 248 pesantren, Kalimantan Tengah sebanyak 115 pesantren, serta Kalimantan Utara dengan 42 pesantren.

Besarnya jumlah pesantren di Kalbar menunjukkan eksistensi pendidikan Islam di provinsi ini. Namun, angka tersebut juga menjadi pengingat bahwa pengembangan pendidikan pesantren tidak hanya berkaitan dengan jumlah lembaga, tetapi juga kualitas pembelajaran dan kontribusinya terhadap masyarakat.

Mengenang Sejarah Perjuangan Santri

Hari Santri Nasional memiliki akar sejarah yang erat dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Tanggal 22 Oktober dipilih untuk mengenang Resolusi Jihad yang dicetuskan para ulama pada 22 Oktober 1945.

Resolusi Jihad yang dipelopori KH Hasyim Asy'ari menyerukan kewajiban mempertahankan kemerdekaan Indonesia di tengah ancaman kembalinya kekuasaan kolonial. Seruan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong mobilisasi umat Islam dalam perjuangan, termasuk menjelang pertempuran Surabaya pada November 1945.

Pemerintah kemudian menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Penetapan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi ulama dan santri dalam sejarah perjuangan bangsa.

Kini, peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat peran santri dalam pendidikan, kehidupan sosial, dan pembangunan nasional.

Potensi Pesantren di Kalimantan Barat

Dengan sekitar 370 pesantren berdasarkan data tahun 2025 tersebut, Kalimantan Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan berbasis keislaman. Pesantren berperan dalam memberikan pendidikan agama, membentuk karakter, serta membekali santri dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi kehidupan bermasyarakat.

Sejumlah pesantren juga mengembangkan pendidikan formal, pembelajaran bahasa asing, keterampilan digital, hingga kegiatan kewirausahaan. Program-program tersebut dapat menjadi bekal bagi santri untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.

Di sisi lain, besarnya jumlah pesantren perlu diiringi perhatian terhadap pemerataan kualitas pendidikan. Ketersediaan tenaga pendidik, kelengkapan fasilitas belajar, akses teknologi, pembiayaan, dan keamanan lingkungan pendidikan merupakan sejumlah aspek yang perlu terus diperhatikan.

Peningkatan kualitas tersebut penting agar pesantren tidak hanya menjadi tempat pembelajaran agama, tetapi juga lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan intelektual, karakter, dan keterampilan santri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.