Berdayakan Masyarakat Desa, PKM-KI IAIN Pontianak Hadirkan Pelatihan Master of Ceremony

kalbar.akurat.co - Mahasiswa Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar pelatihan Master of Ceremony (MC) bagi masyarakat Desa Sungai Deras, Kecamatan Telok Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Karya Ilmiah (PKM-KI) yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat.
Pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai respons atas kebutuhan masyarakat yang disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Sungai Deras, Agustin Isnaini, S.E. Kemampuan menjadi pembawa acara dinilai penting untuk menunjang berbagai kegiatan desa, baik kegiatan pemerintahan, sosial, keagamaan maupun kemasyarakatan.
Agustin menyambut baik kehadiran mahasiswa Pascasarjana IAIN Pontianak yang memilih Desa Sungai Deras sebagai lokasi pengabdian. Ia juga menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut dan berharap keterampilan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar menjadi MC, mulai dari teknik membuka dan menutup acara, pemilihan bahasa yang tepat, pengaturan intonasi dan artikulasi, hingga kemampuan menguasai suasana serta audiens.
Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, pelatihan juga dilengkapi dengan praktik langsung membawakan acara berdasarkan susunan kegiatan. Melalui metode tersebut, peserta diharapkan dapat memahami teknik menjadi MC sekaligus membangun keberanian dan kepercayaan diri ketika berbicara di depan umum.
Program ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Melalui PKM-KI, mahasiswa berupaya menghadirkan kontribusi akademik yang tidak hanya berhenti pada kajian teoritis, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Keterampilan komunikasi publik seperti menjadi MC juga dinilai memiliki manfaat yang lebih luas. Selain menunjang pelaksanaan kegiatan di tingkat desa, kemampuan tersebut dapat membantu masyarakat mengembangkan kepercayaan diri, kecakapan berkomunikasi, serta potensi kepemimpinan.
Mahasiswa Pascasarjana IAIN Pontianak berharap pelaksanaan PKM-KI di Desa Sungai Deras dapat memberikan manfaat berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus diharapkan menjadi awal terjalinnya kolaborasi antara kalangan akademisi dan masyarakat dalam mengembangkan berbagai program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan desa.
Dengan adanya dukungan pemerintah desa, TP-PKK, dan partisipasi masyarakat, program pengabdian tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Sultan Hamid II Dukung Nama UIN Sultan Hamid II untuk IAIN Pontianak
- 2Pemprov Kalbar Minta Pemeliharaan PLTU Bengkayang Dipercepat, Target Operasi Lebih Awal
- 3NPC Kalbar Perkenalkan Si Sempurna, Maskot Peparprov VII Berbentuk Orangutan
- 4Pelantikan BKPRMI Terentang Dibarengi Gerakan Berbagi Al-Qur’an
- 5Ketua KNPI Pontianak Ajak Pemuda Jaga Persatuan dan Hadirkan Karya Nyata
- 6Hazilina Soroti Pentingnya Perlindungan Anak dalam Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
- 7Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Cornelis Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Berintegritas dan Berkontribusi bagi Kalimantan Barat
- 8Hasya Dini Alamsyah, Pemuda Pelopor Pangan dari Sungai Kakap Raih Penghargaan Kalbar 2026
- 9Tak Terjangkau PKH dan BPNT, Warga Pontianak Tetap Dapat Bantuan Beras dari APBD
- 10SerPaDes Beri Tenggat Sepekan, Desak Solusi BBM Mahal dan Listrik Padam di Batu Ampar







