Menembus Selat Remis, APUDSI Kalbar Salurkan Air Bersih untuk Warga Teluk Pakedai

Kubu Raya — Perjalanan membawa air bersih menuju wilayah Teluk Pakedai, khususnya kawasan Selat Remis, menjadi bagian dari upaya Asosiasi Pengusaha Depot Air Minum Seluruh Indonesia (APUDSI) Kalimantan Barat membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih.
Distribusi air tidak sekadar mengantarkan bantuan dari satu titik ke titik lainnya. Tim harus menempuh perjalanan menuju kawasan Selat Remis untuk memastikan air bersih dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sesampainya di lokasi, air bersih kemudian didistribusikan kepada warga untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama kebutuhan dasar rumah tangga.
Ketua APUDSI Kalimantan Barat, Hendri Gunawan, mengatakan persoalan kekeringan dan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membutuhkan kepedulian dan keterlibatan berbagai pihak. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial, maupun pihak lainnya untuk bersama-sama membantu warga yang terdampak.
“Kami mengajak semua pihak untuk bahu membahu membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan Karhutla. Persoalan ini tidak bisa kita hadapi sendiri. Semakin banyak pihak yang bergerak, semakin banyak masyarakat yang bisa kita bantu,” ujar Hendri.
Sementara itu, Dwi Haryanto, perwakilan Pemerintah Desa, menyampaikan apresiasi kepada APUDSI Kalbar yang telah hadir dan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat di tengah kondisi kekeringan.
Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang saat ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada APUDSI Kalbar yang telah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat. Di tengah kondisi kekeringan seperti sekarang, warga memang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Bantuan ini tentunya sangat membantu masyarakat,” ujar Dwi.
Menurutnya, kehadiran bantuan air bersih diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan.
Bagi warga di wilayah yang akses air bersihnya terbatas, ketersediaan air menjadi persoalan yang tidak bisa ditunda. Karena itu, distribusi air bersih diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Perjalanan APUDSI Kalbar menuju Selat Remis juga menunjukkan bahwa persoalan air bersih bukan hanya mengenai ketersediaan sumber air, tetapi juga bagaimana bantuan dapat menjangkau masyarakat di wilayah yang membutuhkan.
APUDSI Kalbar berharap aksi tersebut dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menghadapi dampak kekeringan dan Karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Satlantas Kubu Raya Bersama Pemda dan Tommy Hermansyah Salurkan Air Layak Minum untuk Warga Serdam
- 2Menjaga Warisan dari Rumah Panyai, Tenun Kebat Batu Petara Dikenalkan kepada Anak-anak
- 3HNSI Kalbar Ingatkan Nelayan Waspadai Kabut Asap Karhutla
- 4Akurat.co Biro Kalbar Klarifikasi Oknum Mengaku Jurnalis dan Meminta Uang di SPBU
- 5Karhutla Berdampak Luas, TNI dan Pemkot Pontianak Perkuat Penghijauan
- 6Asap Karhutla Ganggu Warga, Forum Peduli Ibu Pertiwi Bagikan Masker KN95 di Sungai Raya
- 7Lima Juta Liter Air Tawar dari Radak Tiba di Pontianak, Atasi Dampak Intrusi Air Laut
- 8Semangat Satgas Karhutla Mempawah Tetap Terjaga di Tengah Tantangan Lapangan
- 9Akurat.co Biro Kalbar Klarifikasi Oknum Mengaku Jurnalis dan Meminta Uang di SPBU
- 10HNSI Kalbar Ingatkan Nelayan Waspadai Kabut Asap Karhutla




