Kadinkes Kubu Raya Minta Orang Tua Tak Tolak Imunisasi Anak

kalbar.akurat.co – Kekhawatiran orang tua terhadap demam setelah imunisasi masih menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan cakupan imunisasi anak di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Wan Iwansyah meminta orang tua tidak menjadikan reaksi ringan setelah imunisasi sebagai alasan untuk menolak atau mengabaikan jadwal imunisasi bayi dan balita.
Hal tersebut disampaikan Wan Iwansyah saat meninjau pelayanan kesehatan yang dilaksanakan Puskesmas Sungai Kakap di Desa Sepuk Laut, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (1/10/2026).
Ia mengatakan, demam dapat menjadi salah satu reaksi yang muncul setelah imunisasi dan umumnya bersifat sementara. Orang tua dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila anak mengalami keluhan setelah mendapatkan imunisasi.
“Tidak ada kata menyerah untuk memberikan edukasi dan pemahaman pentingnya imunisasi,” ujarnya.
Menurut Wan Iwansyah, persoalan imunisasi tidak hanya berkaitan dengan kesiapan tenaga kesehatan, tetapi juga keputusan di lingkungan keluarga. Ia menemukan adanya kondisi ketika ibu bersedia membawa anak untuk mendapatkan imunisasi, tetapi keputusan tersebut tidak mendapat dukungan dari suami maupun anggota keluarga lainnya.
Karena itu, edukasi mengenai imunisasi dinilai tidak cukup hanya menyasar ibu. Ayah dan anggota keluarga lain, termasuk nenek, juga perlu memperoleh pemahaman mengenai manfaat imunisasi dan reaksi yang mungkin muncul setelah pemberian vaksin.
Wan Iwansyah juga meminta tenaga kesehatan memperkuat koordinasi dengan kader kesehatan dan pemerintah desa untuk menjangkau keluarga yang masih menolak imunisasi.
Selain imunisasi, masyarakat diminta memanfaatkan pelayanan rutin di puskesmas maupun puskesmas pembantu (Pustu), termasuk pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi serta balita serta layanan kesehatan dasar lainnya.
Ia menilai keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam memastikan anak memperoleh imunisasi sesuai jadwal sekaligus mendapatkan pemantauan kesehatan sejak dini.
Pemberian edukasi secara berkelanjutan diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran orang tua dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi bagi perlindungan anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1IPM Kubu Raya Soroti Sulitnya Izin Gunakan Fasilitas AUM
- 2PT SMS Bantah Ubah Kebun Mitra Jadi Galian C, Tegaskan Bahwa Itu Pembangunan Embung Untuk Bantu Perumahan Dan Kebun Warga Untuk Hadapi Karhutla
- 3BKPRMI Kalbar Siapkan Imam dan Khatib dari Tingkat Desa
- 4IDI Kubu Raya: Influenza A Tak Bisa Dipastikan Hanya dari Gejala
- 5OTT PDAM Bengkayang, Eka Berharap Polda Kalbar Bongkar Sampai ke Akar
- 6Jauh dari Puskesmas, Warga Sepuk Laut Didatangi Petugas Kesehatan
- 7KOKAM, Dari Sejarah 1965 hingga Pengabdian di Tengah Masyarakat
- 8Perumda Kubu Raya Bidik Peluang Bisnis Baru Bersama Krakatau Niaga
- 9Jauh dari Puskesmas, Warga Sepuk Laut Didatangi Petugas Kesehatan
- 10OTT PDAM Bengkayang, Eka Berharap Polda Kalbar Bongkar Sampai ke Akar



