Kalbar

KPPAD Kalbar Ajak Lintas Instansi Berkolaborasi Cegah Anak Terpapar Radikalisme dan Ekstremisme

Satyananda Wicaksana | 3 November 2026, 14:18 WIB
KPPAD Kalbar Ajak Lintas Instansi Berkolaborasi Cegah Anak Terpapar Radikalisme dan Ekstremisme
KPPAD Kalbar Ajak Lintas Instansi Berkolaborasi Cegah Anak Terpapar Radikalisme dan Ekstremisme di Kalimantan Barat - Akurat Kalbar

Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan serta Pencegahan Anak yang Terpapar Radikalisme dan Ekstremisme di Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Haruna Coffee, Jalan Teuku Umar, Kota Pontianak, Selasa (3/11/2026).

Rapat koordinasi ini menjadi ruang kolaborasi lintas instansi dan lembaga dalam memperkuat upaya penanganan sekaligus pencegahan anak dari paparan paham radikalisme dan ekstremisme di Kalimantan Barat.

Kegiatan diawali dengan pemaparan dari Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Densus 88 Antiteror Polri terkait perkembangan penanganan anak yang terpapar radikalisme dan ekstremisme di Kalimantan Barat.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian tanggapan, pandangan, serta masukan dari masing-masing instansi dan lembaga yang hadir. Berbagai perspektif tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk mengidentifikasi langkah-langkah strategis dalam memperkuat perlindungan anak.

Ketua KPPAD Kalbar, Tumbur Manalu, S.Sos., mengatakan bahwa persoalan anak yang terpapar radikalisme dan ekstremisme membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, perlindungan anak tidak dapat hanya dibebankan kepada satu lembaga, melainkan membutuhkan kerja sama dan tanggung jawab bersama.

"Kegiatan ini menjadi momentum bagi kita untuk berkolaborasi dalam penyelenggaraan perlindungan anak, sebab ini bukan hanya tanggung jawab KPPAD Kalbar maupun Densus 88, tapi tanggung jawab kita bersama," ungkap Tumbur.

Ia berharap melalui forum koordinasi tersebut, setiap instansi dan lembaga dapat memperkuat sinergi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, sehingga penanganan dan pencegahan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Seluruh tanggapan dan masukan yang disampaikan peserta rapat kemudian dihimpun untuk disusun menjadi rekomendasi bersama sebagai bahan tindak lanjut ke depan.

Melalui kegiatan ini, KPPAD Kalbar mendorong terbangunnya komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak serta memperkuat upaya perlindungan agar anak tidak terjerumus dalam paparan radikalisme dan ekstremisme.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.