Film Horor Dominasi Jadwal Tayang Bioskop Indonesia pada Juli 2026

Kalbar.akirat.co - Sedikitnya lima film Indonesia dijadwalkan tayang di bioskop nasional sepanjang Juli 2026. Empat di antaranya mengusung genre horor, yakni 402 Rumah Sakit Angker Korea, Pemikat Jiwa, Cek Khodam, dan Sihir Tanah Kubur, sedangkan Foufo hadir dengan genre komedi sebagai alternatif tontonan bagi masyarakat.
Film 402 Rumah Sakit Angker Korea dijadwalkan tayang pada 9 Juli 2026. Film garapan Anggy Umbara tersebut mengisahkan sekelompok kreator konten asal Indonesia yang melakukan eksplorasi di sebuah rumah sakit terbengkalai di Korea Selatan untuk membuat siaran langsung. Namun, misi mereka berubah menjadi teror setelah mengalami berbagai kejadian supranatural.
Pada bulan yang sama, Pemikat Jiwa turut meramaikan layar lebar dengan mengangkat kisah horor yang memadukan unsur mistis dan konflik psikologis. Film ini menyajikan cerita mengenai teror gaib yang memengaruhi kehidupan para tokohnya.
Sementara itu, Cek Khodam kembali hadir di bioskop dengan cerita yang menggabungkan unsur horor dan komedi. Film tersebut terinspirasi dari fenomena "cek khodam" yang sempat menjadi perbincangan di media sosial dan dikemas dalam alur cerita yang ringan.
Film horor lainnya, Sihir Tanah Kubur, mengangkat kisah tentang praktik ilmu hitam dan kutukan yang berkaitan dengan area pemakaman. Cerita yang disajikan berfokus pada misteri dan teror yang dialami para tokohnya.
Berbeda dengan dominasi film horor, Foufo hadir sebagai film bergenre komedi. Film ini menawarkan hiburan keluarga melalui cerita yang mengedepankan humor dan interaksi antarkarakter.
Kehadiran sejumlah film tersebut menambah pilihan tontonan bagi masyarakat selama Juli sekaligus menjadi bagian dari upaya industri perfilman nasional dalam menghadirkan beragam karya di bioskop Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Edi Kamtono Dorong Sungai Jawi Jadi Ruang Publik Produktif, Warga Dilibatkan Kelola Kawasan
- 2Musim Hujan, dr. Asep Ahmad Saefullah Ingatkan Bahaya Chikungunya, Warga Diminta Waspada
- 3Blak-blakan Soal Kasus Pelecehan di Sekolah Rakyat, Wali Kota Edi Kamtono Soroti Gegar Budaya dan Bawaan Trauma
- 4Milad ke-114 Muhammadiyah, PDM Kubu Raya Salurkan Sembako untuk 50 Kaum Dhuafa
- 5Uray Emma Dorong Pemuda Kubu Raya Terlibat dalam Pengembangan Ekonomi Daerah
- 6Gubernur Bengkulu Tertarik Adopsi Program GMD Kalbar untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
- 7Bukan Sekadar Selokan, Ini Fungsi Penting Drainase bagi Lingkungan Perkotaan
- 8Klaim Lahan PT TAA Disorot, BPN Temukan Lokasi GRTT Berjarak kurang 1 Km dari SHM Unus
- 9Produk Daur Ulang Karya Disabilitas Jadi Daya Tarik di FinExpo 2026 Kubu Raya
- 10Budaya Ngopi Pontianak: Mengenal Coffee Shop, Kopitiam, Coffee Street, dan Warkop





