Kalbar

104 Lulusan FIKPsi UM Pontianak Siap Hadapi Dunia Kerja

Unggul Ali Sadewo | 16 Oktober 2026, 23:11 WIB
104 Lulusan FIKPsi UM Pontianak Siap Hadapi Dunia Kerja
Yudisium ke-20 Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKPsi) Universitas Muhammadiyah Pontianak Tahun 2026 - Unggul

kalbar.akurat.co – Sebanyak 104 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKPsi) Universitas Muhammadiyah Pontianak mengikuti Yudisium ke-20 Tahun 2026 di Hotel Gardenia Resort, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (14/10). Para lulusan diharapkan mampu menerapkan ilmu sesuai bidangnya dan berkontribusi bagi masyarakat.

Dekan FIKPsi UM Pontianak, Dedi Alamsyah, mengatakan para lulusan perlu memiliki kompetensi dan daya saing untuk menghadapi tantangan dunia kerja.

“Harapan saya, lulusan yudisium ke-20 ini dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat di bangku perkuliahan ke dunia nyata. Mereka juga diharapkan memiliki sikap Islami, unggul, dan berdaya saing, baik di tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional,” kata Dedi.

Menurutnya, lulusan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat memiliki peluang berkarier di berbagai bidang, mulai dari puskesmas, rumah sakit, dinas kesehatan, BKKBN, DP3KB, BNN, Balai Karantina Kesehatan, laboratorium, hingga perusahaan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Badan Gizi Nasional (BGN).

Sementara itu, lulusan Program Studi Psikologi memiliki peluang bekerja di bidang sumber daya manusia (HRD), pelatihan dan pengembangan, manajemen, layanan psikologi, pendidikan, serta sosial. Mereka juga dapat berkarier sebagai konselor, asisten psikolog, peneliti, maupun di industri kreatif, media, dan teknologi.

“Kesempatan berkarier terbuka di berbagai bidang. Saya berharap para lulusan dapat terus meningkatkan kompetensi dan mengamalkan ilmu yang dimiliki agar memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium dan orang tua yang telah mendukung hingga mereka menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.

Pada yudisium tersebut, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi Program Studi Psikologi mencapai 3,91, sedangkan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat mencapai 3,84.

Untuk mendukung kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat membekali mahasiswa dengan lima bidang peminatan, yakni kesehatan dan keselamatan kerja (K3), kesehatan lingkungan, promosi kesehatan, gizi, dan epidemiologi. Adapun Program Studi Psikologi memiliki peminatan psikologi klinis dan perkembangan, industri dan organisasi, serta sosial dan pendidikan.

Selain pembelajaran di dalam kampus, sejumlah mahasiswa juga memperoleh pengalaman akademik melalui program pertukaran mahasiswa ke Aceh dan Spanyol. Pada kesempatan tersebut, Hairun Nisa, penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, meraih predikat mahasiswa berprestasi dari Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Sementara itu, predikat mahasiswa berprestasi dari Program Studi Psikologi diraih Layla Nur Asiah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.