Kalbar

Bikin Jantungan Tengah Malam! Kendaraan Mendadak Dicegat di Kuala Dua, Ternyata Polisi Buru Sasaran Mengerikan Ini

Rifqi Al Furqon | 16 Oktober 2026, 15:16 WIB
Bikin Jantungan Tengah Malam! Kendaraan Mendadak Dicegat di Kuala Dua, Ternyata Polisi Buru Sasaran Mengerikan Ini
Polisi menggelar razia gabungan di perbatasan Kuala Dua, Kubu Raya, untuk memberantas 3C, narkoba, senjata tajam, miras, tawuran, serta balap liar guna menjaga keamanan warga. FATRIA PANJI/FOTO : HUMAS POLRES KUBU RAYA

Kalbar.akurat.co – Sebuah operasi gabungan telah dilaksanakan oleh aparat kepolisian di area perbatasan antara Kecamatan Sungai Raya dan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat pada Kamis malam. Operasi ini difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk tindak kejahatan, termasuk peredaran narkoba, kepemilikan senjata ilegal, hingga balapan liar dan tawuran.

Personel yang dikerahkan melibatkan tim dari Polsek Sungai Raya dan Polsek Rasau Jaya. Titik pemeriksaan dipusatkan di Jalan KH Abdurrahman Wahid, tepatnya di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB.

Pemilihan lokasi di simpang tiga perbatasan ini dinilai strategis untuk memperketat pengawasan terhadap mobilitas kendaraan serta aktivitas warga pada malam hari. Di lapangan, petugas memberhentikan berbagai kendaraan roda dua maupun roda empat untuk dilakukan pengecekan, termasuk memeriksa barang bawaan penumpang jika ditemukan hal yang memicu kecurigaan.

Langkah preventif ini diambil guna menekan angka kejahatan 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor). Selain itu, razia ini juga ditujukan untuk mendeteksi penyalahgunaan narkotika, peredaran minuman keras, serta penggunaan senjata api dan tajam tanpa izin. Gangguan ketertiban umum di malam hari, seperti aksi tawuran dan balapan liar, tak luput dari atensi petugas.

Mewakili Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto, Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pencegahan agar kondisi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat senantiasa kondusif.

“Razia ini menyasar sejumlah potensi gangguan kamtibmas, mulai dari 3C, penyalahgunaan narkotika, senjata tajam, senjata api ilegal, minuman keras, hingga tawuran dan balap liar,” tegasnya. (Fnj)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.