Kalbar

Wakapolres Mempawah Ajak Warga Cegah Bullying, Narkoba hingga Judi Online

Unggul Ali Sadewo | 18 Oktober 2026, 20:25 WIB
Wakapolres Mempawah Ajak Warga Cegah Bullying, Narkoba hingga Judi Online
Wakapolres Mempawah Kompol Reynaldi Guzel saat menyambangi jemaah Masjid Syuhada seusai salat Jumat, Jumat (16/10/2026). - Humas Polres Mempawah

Kalbar.akurat.co – Kepedulian keluarga dan masyarakat menjadi salah satu kunci mencegah berbagai persoalan yang mengancam keamanan dan masa depan generasi muda. Pesan itu disampaikan Wakapolres Mempawah Kompol Reynaldi Guzel saat menyambangi jemaah Masjid Syuhada seusai salat Jumat, Jumat (16/10/2026).

Didampingi Kapolsek Mempawah Hilir AKP Edi Marwan, Reynaldi duduk bersila bersama jemaah untuk menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Suasana santai tersebut membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan masyarakat.

Dalam pertemuan itu, sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari perundungan atau bullying terhadap anak, penyalahgunaan narkoba, perjudian daring atau judol yang berpotensi menjerat pelakunya ke dalam pinjaman online (pinjol), hingga penyebaran paham radikal yang menyasar kalangan anak-anak.

“Kami mengajak para orang tua untuk lebih peduli terhadap pergaulan anak-anak, mengawasi penggunaan teknologi, serta memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba, judi online, dan pengaruh paham radikal,” ujarnya.

Reynaldi menekankan bahwa pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Keluarga dan lingkungan perlu mengambil peran aktif dengan memperhatikan pergaulan anak, membangun komunikasi terbuka, serta tidak mengabaikan tanda-tanda perilaku yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas untuk menekan risiko kecelakaan. Menurutnya, keselamatan di jalan raya membutuhkan kesadaran setiap pengguna jalan, bukan sekadar kepatuhan karena adanya pengawasan petugas.

Selain menyampaikan pesan kamtibmas, Reynaldi memperkenalkan layanan Call Center Polri 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk meminta bantuan kepolisian. Ia mendorong warga memanfaatkan layanan tersebut ketika menghadapi situasi darurat atau mengetahui kejadian yang membutuhkan penanganan petugas.

Untuk memastikan jemaah memahami cara mengaksesnya, ia mempraktikkan langsung panggilan ke nomor 110 menggunakan telepon seluler milik salah seorang jemaah. Panggilan itu langsung dijawab operator, sehingga masyarakat dapat melihat proses menghubungi layanan kepolisian secara langsung.

“Layanan 110 kami hadirkan untuk memudahkan masyarakat menghubungi polisi ketika membutuhkan bantuan. Jangan ragu untuk memanfaatkan layanan ini sesuai kebutuhan, terutama saat menghadapi situasi darurat atau mengetahui kejadian yang memerlukan kehadiran petugas,” jelasnya.

Menurut Reynaldi, kemudahan akses layanan harus diiringi komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan lingkungan akan lebih efektif apabila warga berani menyampaikan informasi dan turut berperan dalam mencegah gangguan kamtibmas.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan, kepedulian, dan komunikasi yang baik dengan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan polisi, tidak takut untuk menyampaikan informasi, serta mengetahui bahwa Polri selalu hadir untuk memberikan pelayanan dan perlindungan,” tegasnya.

Salah seorang jemaah, Hamdan, menilai pendekatan langsung seperti itu memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berkomunikasi dengan kepolisian tanpa suasana formal. Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan agar hubungan polisi dan warga semakin dekat.

“Kami merasa senang dengan kehadiran Pak Wakapolres dan Pak Kapolsek beserta jajaran yang ikut salat Jumat bersama kami, kemudian duduk bersila dan menyampaikan imbauan kepada jemaah. Cara seperti ini terasa lebih akrab dan membuat masyarakat merasa dekat dengan polisi,” ujar Hamdan.

Ia berharap komunikasi yang terjalin dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan persoalan yang membutuhkan penanganan kepolisian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.